Interpretasi Hasil (Inner Model) Partial Least Square (PLS)

Interpretasi Hasil  (Inner Model)

Setelah membahas pada artikel sebelumnya Interpretasi Hasil Pengukuran (Outer Model) Partial Least Square (PLS), dimana kita sudah memahami cara membaca output  outer model dalam bentuk graph seperti gambar dibawai ini :


Hasil Running PLS ALgorithm
Hasil Running PLS ALgorithm


Selanjutnya dalam kondisi layar Smartpls menampilkan Gambar diatas  kita dapat langsung menampilkan Output Inner model dengan mengikuti  langkah - langkah berikut :

1. Klik Calculate
2. Klik Boostraping
3. Untuk memproses dengan pilihan standar teruskan dengan Klik Start Calculation hingga layar ditampilkan seperti gambar berikut

Patc Coefficient
Path Coefficient
Pada Output Path Coeffisient  seperti nampak pada tabel di atas adalah melihat signifikansi pengaruh masing - masing variabel kepemimpinan, motivasi dan budaya kerja dengan melihat  nilai koefisien paramter (original sample) :


Besarnya koefisien parameter untuk variabel Kepemimpinani  (X1) sebesar (original sample) 0,110 yang berarti terdapat pengaruh positif antara Kepemimpinan  (X1) terhadap (Y1) Kinerja Pegawai. Atau dapat diinterpretasikan bahwa semakin baik Kepemimpinan  pegawai maka kinerja pegawai akan semakin meningkat. Nilai t - Statistik sebesar 0,789 TIDAK SIGNIFIKAN (t tabel signifikansi 5% = 1,96). Oleh karena nilai t statistik lebih kecil dari t-tabel 1,96 (0,789 < 1,96)


Besarnya koefisien parameter untuk variabel Motivasi  (X2) sebesar (original sample) 0,583 yang berarti terdapat pengaruh positif antara motivasi kerja  (X1) terhadap (Y1) Kinerja Pegawai. Atau dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi motivasi  pegawai maka kinerja pegawai akan semakin meningkat. Nilai t - Statistik sebesar 0,555 TIDAK SIGNIFIKAN  (t tabel signifikansi 5% = 1,96). Oleh karena nilai t statistik lebih kecil dari t-tabel 1,96 (0,555 < 1,96)

Besarnya koefisien parameter untuk variabel budaya kerja (X3) sebesar (original sample) 0,583 yang berarti terdapat pengaruh positif antara Budaya Kerja (X3) terhadap (Y1) Kinerja Pegawai. Atau dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi budaya kerja  pegawai maka kinerja pegawai akan semakin meningkat. Nilai t - Statistik sebesar 2,616 SIGNIFIKAN (t tabel signifikansi 5% = 1,96). Oleh karena nilai t statistik lebih besar dari t-tabel 1,96 (2,616 > 1,96)

Output Pengujian lainnya terhadap model  dilakukan dengan melihat nilai R - Square  yang merupakan uji goodness-fit-model seperti pada gambar berikut :

R-Square
R-Square

 Nilai R - Square sebesa 0,630, dapat dijelaskan  bahwa  pengaruh Variabel Kepemimpinan (X1), Motivasi (X2) dan Budaya Kerja (X3) terhadap Kinerja Pegawai (Y1) memberi nilai sebesar  0,630 .yang dapat diinterpretasikan bahwa variabel konstruk kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh varaibel konstruk kepemimpinan, motivasi dan budaya kerja sebesar  63,0%. Sedangkan sisanya 37% dijelaskan oleh variabel lain diluar yang diteliti. (Catatan : Nilai R-Square diambil dari Output PLS Algorithm. Penjelasan lebih lengkap tentang Interpretasi (Inner Model) Partial Least Square,  tonton Tutorialnya (Tutorial 5). Jika ada masih belum faham silahkan anda menonton video Tutorial 1 dst.


Sumber : SmartPLS 3.0 Untuk Penelitian Empiris  Ghozali, (2015)

Belajar Menulis Skripsi & Tesis

New Post

Sensasi Belanja Ala Mall

funika